Madrid - Kekalahan atas
Barcelona membawa masalah lain buat Jose Mourinho. Beberapa media
Spanyol memberitakan kalau dia mulai kehilangan dukungan dari pemain
usai berdebat dengan Sergio Ramos dan Iker Casillas.
Bibit-bibit
keretakan hubungan antara Mourinho dengan pemainnya, terutama yang
berpaspor Spanyol, muncul saat menjalani latihan pertama pasca laga El Clasico,
Jumat (20/1/2012) lalu. Saat itu Mourinho melontarkan kritik dengan
menyebut dirinya telah 'dikhianati' terkait komentar yang diberikan
pemain pada pers usai kekalahan dari Barca.
"Kalian membunuh saya (dengan pernyataan yang kalian berikan pada pers) di mixed zone," seru Mourinho dalam sesi latihan tersebut seperti diberitakan Marca dan dikutip dari Goal.
"Tidak,
boss. Anda hanya membaca apa yang dipublikasikan media, bukan semua hal
yang kami utarakan (pada media)," jawab Sergio Ramos.
Masih diberitakan Marca,
pelatih asal Portugal itu kemudian melontarkan kritik lainnya, yang
kali ini dia tujukan pada Iker Casillas. "Tentu saja, karena kalian
adalah Spanyol sang juara dunia, teman-teman Anda akan melindungin
Anda...seperti sang kiper," lanjut Mourinho.
Casillas, yang
berdiri beberapa meter dari perbincangan Ramos-Mourinho, sepertinya tak
senang dengan pernyataan pelatihnya itu. "Boss, di sini kami
mengungkapkan sesuatu langsung di hadapan orangnya," ketus Casillas.
Perbincangan
antara Mourinho dengan Ramos tak berhenti sampai di situ. Pelatih asal
Portugal itu kemudian terang-terangan menyalahkan Ramos atas gol penyama The Catalans
yang dilesakkan Carles Puyol karena dialah yang sebenarnya ditugasi
mengawal kapten Barca itu. Berikut kutipan debat Mourinho dengan Ramos:
Mourinho: Ada di mana kau saat gol pertama, Sergio?
Ramos: Mengawal (Gerard) Pique.
Mourinho: Well, kamu seharusnya mengawal (Carles) Puyol.
Ramos: Dia (Puyol) dan Pique mengganggu pemain belakang (Madrid) dan kami memutuskan untuk mengubah (tanggung jawab) pengawalan.
Mourinho: Apa lagi ini? Sekarang Anda mencoba menjadi pelatih.
Ramos:
Tidak, tapi berdasarkan pada situasi di pertandingan, kadang penting
untuk mengubah pengawalan (pemain lawan). Karena Anda tak pernah menjadi
(pemain) profesional, Anda tak akan pernah tahu kalau hal tersebut
kadang diperlukan.
Perdebatan tersebut dikabarkan membuat
pemain-pemain Madrid terutama yang berpaspor Spanyol mulai hilang respek
pada Mourinho. Apalagi beberapa anggota skuad El Real juga
disebut masih tak senang pada sang pelatih yang melontarkan kritik
dengan menyebut pemain Madrid terlalu banyak makan dan mabuk saat
liburan Natal lalu.
Sebagai catatan, hubungan Mourinho dan
Casillas beberapa kali dikabarkan berjalan kurang baik. Salah satu yang
sempat menyeruak adalah ketidaksukaan Mourinho atas tindakan Casillas
menelepon Xavi Hernandez dan Puyol untuk meminta maaf terkait pertikaian
antarpemain yang terjadi dalam El Clasico di ajang Super Copa Spanyol
beberapa waktu lalu.
Padahal tindakan Casillas tersebut dianggap sebagai bagian dari tugasnya sebagai kapten timnas Spanyol, mengingat beberapa laga El Clasico dianggap sudah merenggangkan kesatuan timnas.
“Terserah dia. Itu bukan urusan saya kalau dia mau menelepon siapapun,” sahut Mourinho ketika itu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar