Manchester - Mario
Balotelli jadi pahlawan kemenangan Manchester City atas Tottenham
Hotspur. Dia dinilai beruntung bisa jadi penentu karena insiden dengan
Scott Parker berpotensi membuatnya terusir dari lapangan.
Saat
City menghadapi Spurs di Etihad Stadium, Minggu (22/1/2012) malam WIB,
Balotelli masuk pada babak kedua. Dia menggantikan penyerang lainnya,
Edin Dzeko.
Dalam sebuah duel perebutan bola pada menit ke-83,
Balotelli yang kehilangan keseimbangan berusaha mencari pijakan. Dalam
kondisi badan memutar, kaki kanannya tampak mengenai muka Parker. Parker
pun mengerang kesakitan.
Wasit Howard Webb menganggap ini
sebagai sebuah pelanggaran, tapi tidak memberi kartu untuk Balotelli.
Balotelli, yang saat ini dalam posisi sudah kena kartu kuning, pun bisa
melanjutkan permainan.
Penyerang asal Italia itu akhirnya jadi penentu kemenangan City. Penaltinya pada menit-menit akhir memenangkan City dengan skor 3-2.
Eks manajer Blackburn Rovers dan Newcastle United yang kini jadi komentator di Sky Sports,
Graeme Souness, tidak sependapat dengan Webb. Menurut Souness,
Balotelli sengaja menginjak Parker dan harusnya sudah diusir keluar
lapangan.
"Saya pikir dia seharusnya sudah diusir," cetus Souness.
"Saat
Anda memutar, gravitasi membuat Anda menjauh dari si pemain (Parker).
Dia tahu apa yang dia lakukan dan saya pikir dia beruntung," katanya.
"Kaki
kanannya harusnya mengarah ke sebelah kaki kirinya, tapi ternyata itu
malah mengarah ke arah yang sebaliknya (ke muka Parker)," jelas Souness.
"Itu nakal," simpulnya.
Balotelli sendiri menunjukkan itikad baiknya setelah insiden tersebut. Dia meminta maaf dan menyalami Parker.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar