De Janeiro - Minuman berakohol sudah jadi barang "haram" di seluruh
stadion sepakbola di Brasil. Tapi saat digelarnya Piala Dunia dua tahun
mendatang, FIFA bersikukuh agar bir dilegalkan di sana.
Sejak
tahun 2003 pemerintah
Brasil sudah membuat kebijakan melarang adanya minuman berakohol dijual
di seluruh stadion sepakbola di Brasil. Hal ini dilakukan demi
mengurangi kekerasan antar penggemar sepakbola.
Hal ini tentunya
bertentangan dengan FIFA yang justru mewajibkan bir harus ada kala
perhelatan Piala Dunia di Brasil tahun 2014. Ini sehubungan dengan salah
satu produsen bir terkenal, Budweiser, jadi sponsor terbesar organisasi
sepakbola dunia itu.
"Minuman berakohol adalah bagian dari Piala
Dunia, jadi kami harus tetap mempertahankannya. Maaf jika saya sedikit
terlihat arogan tapi itu sesuatu yang yang tidak bisa ditawar-tawar,"
tegas Sekjen FIFA, Jerome Valcke, saat mengunjung Brasil untuk bertemu
LOC Piala Dunia.
Persoalan boleh atau tidaknya bir dijual selama
Piala Dunia berlangsung memang saat ini tengah menjadi perdebatan
sendiri di parlemen, mengingat anggota dewan di sana tengah menggodok
undang-undang Piala Dunia yang salah satunya isinya mengatur soal
minuman berakohol.
Meski begitu menteri olahraga Brasil, Aldo
Rebeli, menyiratkan jika peraturan pelegalan minuman berakohol selama
Piala Dunia akan lolos pada sidang kongres Maret mendatang.
"Saya
pikir kami harus punya posisi final. Kami tidak berbicara soal semua
jenis minuman berakohol, hanya bir," tuntas Valcke seperti dilansir AFP.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar